Di Kota Sorong Rekor Tertinggi, Penambahan Kasusus Terkonfirmasi 302 Orang Positif Covid-19

  • Whatsapp
banner 468x60

pb-sorongkota.com – Penyebaran Covid-19 di Kota Sorong Kembali mengalami peninkatan yang sangat tinggi, berdasarkan update yang diperoleh tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kota Sorong, satgas Covid-19 telah menerima 603 sampel, dari 603 sempel, terdapat penambahan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 302 orang, Pebambahan ini menembus rekor tertinggi di Kota Sorong, Papua Barat, Kamis/15/Juli/2021.

Jubir Covid-19 Kota Sorong, Ruddy Rudolf Lakku

Dari Hasil rilis yang disampaikan oleh juru bicara satgas covid-19 Kota Sorong, Ruddy Rudolf Lakku, telah menerima hasil pemeriksaan laboratorium terdapat penambahan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 302 orang, sehingga total kasus terkonfirmasi positif sebanyak 3.968, ada juga penambahan pasien sembuh sebanyak 44 orang, sehingga total pasien sembuh sebanyak 3.546 orang, dan penambahan meninggal sebanyak 2 orang, sehingga total pasien yang meninggal sebanyak 69 orang.

 

Data Covid-19 Kota Sorong, Papua Barat

Juru bicara Covid-19 Kota Sorong, Ruddy Rudolf Lakku, menambahkan, Discharded atau kontak erat 10.645, Suspek atau total orang dalam karantinan, 3.259, dan yang masih dirawat 190, Discharded atau kontak erat 2.540, Probable total 5, yang terkonfirmasi positif sebanyak 3.968, dan negatif sebanyak 8.900, sedangkan yang meninggal terkonfirmasi positif, sebanyak 69 orang, meninggal negatif sebanyak, 7 orang, meninggal Probable atau Suspek 10 orang. Hari ini ada penambahan yang siknifikan dan ini pertama terjadi di Kota Sorong, mencapai 302, ini membuktikan bahwa telah terjadi pengurangan yang cukup masif di Kota Sorong,”Tendas, Ruddy.

Untuk itu, diharapkan masyarakat Kota Sorong, dalam masa pemberlakuan PPKM Darurat, agar masyarakat Kota Sorong taat untuk tidak berkumpul, taat untuk memakai masker, dalam mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditentukan oleh pemerintah Kota Sorong, selain itu para pedagang yang berjualan sampai jam 8, atau yang sanpai jam 10, wajib untuk mematuhi protokol kesehatan, karena yang dikawatirkan adalah, ketika terjadi lonjakan pasien Covid-19 yang sangat luar biasa.

Pembatasan-pembatasan yang diterapkan oleh pemerintah jangan dipandang sebagai pengangkahan oleh pemerintah, pembatasan yang dilakukan, membuktikan bahwa pemerintah peduli kepada masyarakannya agar tidak terinfiksi Virus Corona dan tidak sakit, untuk itu dengan PPKM Darurat ini, mari kita bersama-sama masyarakat mendukung program pemerintah untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Sorong, (tofan).

 

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *