Penambangan Galian C, Di Tanjung Kasuari Dan Saoka, Berpotensi Ada Tindak Pidana Korupsi, Sebesar 50 Sampai 60 MIliar.

  • Whatsapp
banner 468x60
Lokasi Penambangan Galian C, Di Tanjung Kasuari Koto Sorong

pb-sorongkota.com,- Komisi Pemberantasan Korupsi, (KPK) mengingatkan bahwa, pelanggaran kegiatan usaha galian C, yang berlokasi diwilayah Distrik, Maladumes, Kel.Tanjung Kasuari dan kel. Saoka, sangat berpotensi adanya praktek tindak pidan korupsi, khususnya pelanggaran yang terkait dengan lingkungan dan perpajakan, yang disampaikan langsung oleh, Ketua Satuan Tugas Koordinasi Supervisi Pencegahan Wilayah V KPK, Dian Patria, dalam rapat kolaborasi penanganan kasus SDA dan lingkungan hidup di Kota Sorong, Papua Barat, pada senin, 7/Juni/2021.

Peninjawan perusahan tambang bersama pemkot sorong hari ini, bertujuan melakuakan verifikasi atas laporan pengaduan oleh masyarkat terkait dugaan pelangaran, oleh beberap perusahaan tambang batu diwilayah Distrik.Maladumes, Kelurahan.Tanjung Kasuari, dan Saoka yaitu, PT. Arta Lestari, PT. Bagus Jaya Abadi, PT. Dafico, PT. ACAM dan PT. PII Qary, yang berpotensi ada pelangaran, dalam tata ruang lungkungan, kawasan hutan dan pajak, yang diperkirakan merugikan Negara, Sebesar 50 sampai 60 miliart.

KPK Bersama Pemkot Sorong Kunjungi Beberapa Loakasi Penambangan Galian C, Yang Berada Di Tanjung Kasuari.

Saat ini di Kota Sorong, terdapat aktivitas penambang galian C, yang dilakukan oleh beberapa perusahaan yang mengeruk material tanah di kawasan wisata, Tanjung Kasuari dan Saoka, diduga menimbulkan kerusakan lingkungan di daerah tersebut. “Hal ini ditengarai dengan adanya perubahan warna pada air laut, dari warna hijau kebiru-biruan, menjadi keruh kecoklatan, diakibatkan pembuangan limbah dari hasil kerutan gunung, yang turun langsung kelaut.

Aliran Air Drenase Dari Penambamgan yang Berada Di Saoka

Tidak hanya itu, kondisi pantai yang dulunya bersih, kini dipenuhi batu kerikil, dari tambah lumpur menumpuk di dasar air laut, ”kata, Dian Patria. Sementara itu, dalam dokumen RTRW Kota Sorong tahun 2014, lokasi kegiatan penambangan galian C di Tanjung Saoka merupakan Kawasan hutan produksi terbatas dan sempadan pantai. Selain itu, terdapat proyek pemecah ombak Provinsi Papua Barat, tahun anggaran 2019-2020 yang menurut laporan, menggunakan pasir laut di lokasi tersebut, (tofan yusuf).

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *